Arsip untuk September, 2007

h1

Tips untuk jadi kaya (dan makin kaya…)

September 28, 2007

Ada beberapa cara cepat untuk kaya :

1. Jadilah anak orang kaya, so kita bisa dapat banyak warisan dari ortu kita…

Kalo kita tidak terlahir dari orang kaya, gimana ? Ada cara kedua..

2. Cari Pasangan anak orang kaya, so… pasangan kita pasti dapat warisan dan kita juga bisa ikut menikmatinya…

Kalo kita udah terlanjur dapat pasangan yang bukan dari keluarga yang kaya gimana ? Apa musti cari lagi ? Eits… nanti dulu… berfikirlah 1000 kali untuk cari pasangan baru, bukan makin kaya, malah makin susah, he he he… Tenang, ada cara ketiga

3. Cari teman-teman yang kaya, NAH… kalo ini kayaknya bisa kita lakukan kapanpun, bergaul dan berkumpullah dengan orang-orang kaya, terutama orang yang kaya karena usaha kerasnya, Robert T Kiyosaki pernah berkata, penghasilan kita adalah : Jumlahkan semua penghasilan temen-temen kita, kemudian bagi dengan banyaknya temen kita, itulah penghasilan kita sebenarnya… Gak percaya ? Coba aja deh…

Yang jelas dengan punya banyak teman yang sukses dan mau bekerja keras, dan gw yakin orang yang sukses pasti orang yang selalu berfikir positif dan selalu mencari solusi, bukan orang yang suka mengeluh dan putus asa, kita pasti ketularan… ketularan untuk berfikir positif, mau bekerja keras, ogah mengeluh dan gak gampang putus asa…

Ayo, cari temen-temen yang sukses sebanyak-banyaknya, dan lihat kehidupan anda berikutnya…

Sebenernya gimana sih deskripsi orang kaya itu gimana sih ?

- Orang yang punya banyak duit ?

- Punya banyak mobil ?

- Punya banyak rumah ?

- Punya banyak istri ? No way ! itu mah nafsunya yang gede he he he…

Kalo menurut saya, orang kaya adalah ORANG YANG PALING BANYAK MEMBERI BUAT ORANG LAIN !

Logikanya sederhana, orang yang bisa membagikan kekayaannya atau apapun yang dia miliki, berarti dia memiliki kelebihan, dan ajaibnya orang-orang semacam itu pasti akan tetap kaya dan bahkan makin kaya di setiap waktunya…

Jadi, berapapun harta yang kita punya, apapun yang kita miliki, bagikan ke orang lain ! Share to another people… Berapapun jumlahnya gak masalah, misalnya kita cuma punya duit 100 rb, yang 50 rb kasih ke orang lain, sedekahkan, artinya kita lebih kaya 50 rb, dan hukum matematis dalam bersedekah, harta kita tidak akan berkurang, bahkan dilipatgandakan ! 10x, 100x, 1000x, unlimited ! Tergantung kita, mau yang mana, Allah pasti akan memberikan gantinya, itu sudah janji Allah… Syaratnya cuma satu kita harus ikhlas dan berpikir positif, berbaik sangka terhadap Allah…

Oke, mungkin ada yang seperti ini :

Saya akan sedekah kalo saya sudah kaya, kalo saya sudah sukses… Tapi kebanyakan orang yang berpikir seperti itu malah akan lama kayanya, suksesnya, bahkan bisa jadi gak kaya-kaya dan gak sukses-sukses, gimana kalo kita balik ?

Kita sedekah dulu, kita bersyukur dahulu apa yang sudah kita miliki dengan cara kita sedekahkan, berapapun, sekecil apapun, wong sedekah gak ada minimum payment-nya kok (yang punya kartu kredit pastiakrab dengan istilah ini, he he he…), dalam Qur’an disebutkan, bersyukurlah, niscaya akan Ku tambah nikmatmu…

Dan bersyukur adalah merupakan satu-satunya cara untuk menjaga kita tetap kaya, bahkan makin kaya…

jadi lakukan hal-hal ini :

1. Bersyukur atas apa yang sudah kita miliki

2. Sedekah sebagai wujud dari rasa syukur tersebut

3. Cari teman-teman yang sukses, kaya dan berfikir positif…

Hindari hal-hal ini

1. Suka mengeluh, terutama mengeluh terhadap keadaan

2. Pelit

3. Menutup diri, terhadap apapun, apatis,

4. Takut sebelun bertindak,

5. Takut mencoba…

Oke ? Semoga bermanfaat, saya rasa akan bermanfaat kalau dicoba, jangan hanya dibaca saja…

h1

Sebagai Arsitek…

September 19, 2007

beberapa karya selama jadi arsitek…

desain kamar sebuah rumah di surabaya

bar corner rumah di surabaya juga

perpustakaan rumah sahabat di jakarta

h1

Jadi kaya itu wajib hukumnya….

September 19, 2007

Tahukah anda…

Betapa pentingnya materi dalam hidup ini, jangan salah paham, saya bukan materialistis, bahkan secara ekstrim, saya bisa bilang SAYA TIDAK BUTUH MATERI !

Tapi sayangnya… (atau UNTUNGNYA…)

 

  1. Guru sekolah anak saya perlu dibayar, atas jasanya membuat anak saya menjadi cerdas.
  2. Listrik di rumah saya perlu dibayar, supaya anak-anak saya bisa belajar, maen komputer, saya bisa bekerja, istri saya bisa setrika, dan kita butuh sinar lampu di malam hari agar bisa mengenali satu sama lainnya.
  3. Telepon juga perlu dibayar, dan operator selular saya juga perlu dibayar agar saya bisa tetap berkomunikasi dengan keluarga, dimanapun saya bertugas.
  4. Masih banyak pihak-pihak lain yang membutuhkan materi dari saya, terutama saudara-saudara saya yang kurang mampu agar bisa sedikit menikmati hidup.

 

 

APAKAH KITA MASIH BISA BERKATA KITA TIDAK BUTUH MATERI ??

 

Saya pernah mendengar seorang ustadz bercerita :

Kelak di pintu surga, banyak orang antri berebut untuk masuk ke dalam surga, berdiri di barisan depan para kaum syuhada’, yaitu orang yang gugur membela agama dan negaranya, oleh malaikat penjaga surga ditanya, ”kenapa kalian merasa berhak masuk surga lebih dahulu dari yang lain ?” Kaum syuhada menjawab, ”Dahulu kami diajarkan oleh kyai kami di pesantren, bahwa barangsiapa yang gugur dalam membela agama dan negara berhak masuk surga,” Lalu malaikat berkata, ”Mestinya kyai kalianlah yang berhak lebih dulu masuk surga, bukan kalian !” maka para syuhada pun mundur, dan para kyai pun dipersilahkan untuk memasuki surga terlebih dahulu. Tapi para kyai terdiam dan menolak, kata mereka,”Wahai malaikat penjaga surga, sebenarnya kami tidak akan pernah bisa mengajarkan kepada para santri kami kebaikan dan ilmu agama, tanpa jasa dari orang-orang kaya yang dermawan, yang mau memberikan sebagian dari harta mereka untuk kami pergunakan dalam mengajarkan segala kebaikan dan ilmu kami. Jadi yang paling berhak masuk surga terlebih dulu adalah mereka, orang-orang kaya yang dermawan…”.

 

Bagaimana menurut anda ?

 

Bahkan untuk masuk surga terlebih dahulu pun butuh materi, butuh kekayaan. Bagaimana kita bisa berbagi nasi kepada orang lain, jika piring kita masih kosong ? Atau nasi yang ada di piring kita hanya cukup untuk makan kita saja ??? Kapan kita bisa memberi kepada orang lain ?

 

Jadi saya menyimpulkan, tidak berdosa jadi kaya, bahkan wajib hukumnya… Asal dilakukan dengan cara yang benar.

 

Banyak cara-cara yang benar untuk menjadi kaya, dan saya yakin dengan cara yang benar, kita tidak akan merasa sayang untuk bersedekah, bahkan bersedekah akan menjadi suatu keharusan bagi kita, kita akan merasa takut jika tidak sedekah, takut jika harta kita dihanguskan tanpa sempat kita manfaatkan.

 

Coba renungkan berbagai peristiwa yang pernah kita alami, SEGALA SESUATU YANG HILANG DARI KITA ADALAH SEGALA SESUATU YANG KITA GENGGAM,

Pernah terfikir ? Kita bilang, semalam saya kemasukan pencuri, uang saya hilang, barang-barang berharga saya hilang, dimana barang-barang itu ? DI RUMAH KITA, MILIK KITA, DALAM GENGGAMAN KITA. Bagaimana dengan harta yang kita sedekahkan ? Yang kita berikan kepada orang lain ? Apakah kita juga bilang, harta saya hilang ? Tentu tidak bukan ?

Dan saya yakin, harta yang kita sedekahkan, akan menjelma menjadi pasukan yang menjaga harta-harta kita dirumah, harta-harta yang menunggu giliran untuk disedekahkan berikutnya… seandainya kita tahu, harta-harta kita saling berebut untuk kita sedekahkan, mereka bisa 10 kali bahkan 1000 kali bermanfaat daripada hanya sekedar menjadi pengisi brankas kita… Dan harta-harta yang kita sedekahkan itulah yang menjadi kunci pintu surga, menunggu kita untuk menggunakannya sebagai pembuka dan memasuki surga untuk yang pertama kalinya…

 

Pertanyaannya : Sudah siapkah kita menjadi orang yang pertama masuk surga ? atau boleh tidak jika saya terjemahkan, sudah siapkah kita untuk menjadi orang kaya yang dermawan ?

 

Anda bisa mempertimbangkan tulisan saya di kategori opportunities… Sebuah cara yang sangat sederhana untuk melangkah menjadi lebih kaya dan memiliki peluang lebih untuk masuk surga terlebih dahulu…

Atau mungkin anda memiliki cara-cara tersendiri untuk itu…

Jangan ragu, lakukan saja, kerahkan kemampuan anda, potensi anda untuk secara benar mencari harta sebanyak-banyaknya dan pergunakan secara benar, harta masuk dengan baik, keluar juga dengan baik, niscaya tidak akan menjadi penyakit bagi diri kita.

 

Semoga bisa menjadi bahan renungan dan pertimbangan bagi anda, dan saya mohon masukan dan koreksi jika ada hal-hal yang saya sampaikan ternyata salah….

h1

Sebuah Peluang…

September 17, 2007

MENGUNGKAP RAHASIA MENGHASILKAN JUTAAN RUPIAH DARI HP ANDA
Siapkan diri Anda menerima Informasi berharga ini …

Bagaimana Anda Merencanakan Masa Depan atau Masa Pensiun Anda?

Sadarkah Anda bahwa kerja keras dan mengejar prestasi tidak cukup jika Anda benar-benar menginginkan kehidupan yang berkualitas di masa yang akan datang?

FAKTA :

Inflasi terjadi hampir setiap tahun
Kenaikan gaji/upah selalu diikuti oleh kenaikan harga kebutuhan pokok
Tidak ada pekerjaan yang benar-benar aman dari PHK atau bangkrut
Jabatan Anda tidak dapat diwariskan
Gaji sebesar apapun akan berhenti ketika Anda pensiun
Tabungan seringkali habis untuk biaya pengobatan di masa tua, bagaimana jika tidak memiliki tabungan sama sekali?
Musibah atau bencana dapat terjadi kapanpun dan pada siapapun, bagaimana dengan jaminan finasial keluarga Anda?

Apakah Anda ingin Berbisnis atau memiliki Penghasilan Tambahan tetapi Tidak Punya Modal atau Takut Rugi?

ini solusinya…